Labaja

Setelah menginap di Tanjung Bira untuk bertemu Tika dan Cilot yang sedang membangun kapal pinisi Kireina, kita melanjutkan perjalanan menuju Labaja, sebuah plateu dari volcanic breccia dan lahar di daerah Bulu Dua, Soppeng. Kami start dari Bira jam 10:30 pagi setelah sarapan nasi padang. Sangat terlambat, tapi bermanfaat menengok pembangunan kapal Pinisi Kireina.

Perjalanan melalui Sinjai, kemudian buludua. Sempat mampir makan indomie di Buludua.

Tentunya kita kemalaman sampai di Labaja. Kita sampai di campsite jam 20:00 karena jalan yang rusak dan harus off road sepanjang 10km di malam gelap. Mobil Achink terpaksa ditinggal di kampung terakhir karena mobil tidak bisa masuk akibat pembangunan jembatan.

Sampai di camp site, saya dan Adit kembali ke kampung untuk menjemput Achink yang ditinggal di kampung untuk cari tempat parkir mobil yang aman, sementara Asih, Annas dan Jojo membangun camp dan masak makan malam.

Tidur berempat di tenda bersama Achink memang ramai, ngoroknya 11-12 sama saya 😂

Jam 530 bangun pagi langsung tercengang lihat pemandangan yang luar biasa.

the best campsite!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s