Annas Ma’ruf alias Bonas

Kami berkenalan dengan Annas di Bengkel Landy Kang Iwan sekitar tahun 2012, secara ya, pemilik Landy sih indentik harus siap setiap saat mengasuh mobil di bengkel. Saat itu Annas sedang sering-seringnya menggoseh sepeda, bukan hanya di Jawa tapi juga sampai Sumatera dan Kalimantan. Kebanyakan perjalanan tersebut ia lakukan secara solo, “soalnya gak ada yang mau diajakin, hahaha!”. Sebelum bersepeda, Annas lebih dikenal sebagai aktivis panjat tebing Skygers, yang berinduk pada organisasi . “Buat gua skill itu investasi, yang bisa jadi batu loncatan untuk masa depan”, demikian tutur Annas ketika ditanya motivasinya aktif di Skygers.

Pada tahun 2013, kami bersama-sama menjelajah Jawa-Flores menggunakan Snowy, Land Rover kami. Bertiga, saya-Ista-Annas bergantian mengemudi kendaraan ini, dengan Jojo sebagai juragan kami. Perjalanan panjang ini membuat kami semakin dekat, dan faham gaya beperjalanan masing-masing. Annas bisa digolongkan manusia yang rileks, namun cukup rigid dalam hal teknis dan perencanaan. Lumayan jalan bersama Bonas membuat kami sedikit lebih berhati-hati, hahaha!

Setelah Flores, masih beberapa perjalanan lagi kami lakukan bersama, Kiluan dan Way Kanan dengan serbuan pacetnya, Batu Karas, bahkan sepat berangan-angan menyusuri Sulawesi menggunakan hijet 1000 “Biar kalau rusak bisa ditinggal aja di jalan”, tuturnya.

Syukurlah wacana Hijet berhasil dibunuh di jalan, sebagai gantinya kami putar haluan menggunakan motor untuk Sulawesi. Untuk perjalanan ini, Annas dengan sengaja membeli XRide baru (dan memperbaharui SIM C yang mati suri), dengan alasan: lumayan jadi punya motor buat dipakai di Jakarta, anggap saja investasi.

Ya, begitulah Bonas, meski ia kadang nampak mengambil keputusan secara intuitif, namun jauh di lubuk hati terdalam, ia sangat berhitung dan mengambil tindakan secara terukur. “Hidup yang baik itu adalah bisa makan, main, tidur dengan enak”, kata dia. Terdengar sembrono, namun ia sungguh-sungguh mengejar hidup yang baik tersebut dengan mencanangkan pensiun di usia 45. Semangat Nas, masih ada 13 tahun kerja lagi sebelum tendang bola ke arah gawang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s